Hosting Unlimited Indonesia
Ragam

3 Jenis Usaha Rumahan Ini Bikin Kamu Kaya Raya

JURNALITE.com — Memiliki usaha sendiri di rumah menjadi impian sebagian besar orang selain dapat menopang ekonomi keluarga juga bisa memberikan kepuasan tersendiri.

Apalagi jika bisnis tersebut sesuai dengan hobi maka anda tidak akan bosan karena dilakukan dengan penuh kesenangan.

Ketika kita ingin membangun sebuah usaha di rumah, biasanya modal adalah salah satu faktor yang sangat penting, baik itu modal materiil maupun modal non materiil.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa kita membutuhkan modal yang besar agar usaha tersebut bisa berjalan dengan baik. Namun anggapan itu sebenarnya tidak sepenuhnya benar.

Salah satunya dengan melakukan budidaya tanaman atau binatang yang menghasilkan untung besar dengan modal kecil.

Berikut ini sejumlah budidaya beromzet ratusan juta rupiah yang bisa kamu kerjakan di rumah:

Budidaya jangkrik

Binatang kecil satu ini sedang naik daun lantaran bisnis ikan hias yang terus tumbuh di Indonesia. Selain untuk pakan ikan hias, jangkrik ternyata dibutuhan untuk pakan burung, umpan memancing dan bahkan makanan untuk manusia seperti kerupuk dan stick jangkrik.

usaha-jangkrik

Meski terlihat sepele, jangkrik punya harga jual yang lumayan karena pasokannya masih sangat sedikit. 1 kilogram jangkrik saat ini dibanderol sekitar Rp 45.000-Rp 50.000. Sementara untuk telurnya lebih mahal lagi yaitu senilai Rp 320.000 hingga Rp 400.000 per kilogram.

Asyiknya, budidaya jangkrik tidak membutuhkan lahan yang luas. Hanya dengan tong kayu ukuran 2,45 meter dan 3 ons telur jangkrik, kamu bisa menghasilkan minimal 25 hingga 30 kilogram jangkrik sekali panen (dua bulan sekali).

Budidaya Cacing

Cacing Bisnis satu ini memang menjijikkan. Tapi, melihat nilai jualnya yang mahal, banyak orang mengubah rasa jijik menjadi ketertarikan.

usaha-cacingKeunggulan budidaya cacing yaitu pakan murah-berlimpah, perkembangan cepat, penyakit relatif tidak ada, perawatan mudah serta prospek pasar yang sangat terbuka. Harga cacing di pasar saat ini mencapai Rp Rp 40.000 – Rp 60.000 per kilogram.

Permintaan cacing juga tinggi khususnya dari peternakan belut dan lele. Sama seperti jangkrik, cacing juga tidak membutuhkan media yang besar. Ukuran kolam tempat budidaya cacing idealnya memiliki panjang dan lebar 1 x 4 meter.

Untuk satu kolam biasanya diisi 15 -20 kilogram indukan cacing. Masa panennya juga cukup singkat yakni 30 hingga 40 hari.

Menariknya, dalam waktu 40 hari, 15 kilogram bibit cacing tersebut bisa berkembang menghasilkan 3 kali lipat, yaitu 45 kilogram per kolam.

Budidaya Jamur tiram

Jamur tiram adalah makanan yang digemari masyarakat kalangan atas. Tanaman ini banyak disajikan di restoran mewah atau hotel berbintang.

jamur-tiramMeski permintaannya tinggi, rupanya belum banyak orang yang melirik bisnis ini. Padahal, jika ditekuni dengan serius budiaya jamur bisa membuat kamu kaya.

Bayangkan saja, satu bag log (media tanam jamur) seukuran pot tanaman dibanderol senilai Rp 12.000 hingga Rp 24.000. Untuk memulai bisnis ini cukup sediakan satu ruangan di rumah kamu yang dapat dijadikan sebagai kubung alias bangunan penyimpanan jamur.

Untuk setiap 5.000 buah bag log dapat disimpan di kubung sebesar 4×4 meter persegi. Hanya saja masa panen jamur satu ini cukup lama yakni 4 bulan sekali.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...
To Top