Hosting Unlimited Indonesia
Edukasi Budaya

Bahaya Anak Diberikan Les Tambahan Berlebihan, Orang Tua Wajib Tau..!!

JURNALITE.com — Orang tua selalu memiliki keinginan yang terbaik bagi buah hatinya, termasuk unggul dengan nilai tinggi, untuk itu kadang orang tua mengikutsertakan anaknya dalam les privat di bidang akademis, seperti les matematika, bahasa inggris dan sebagainya.

Tapi tahukah kita, semakin banyak les privat yang diikuti akan semakin membuat anak menjadi mudah stres. Seperti diketahui baru baru ini media sosial dihebohkan dengan adanya berita anak yang mengalami gangguan jiwa dikarenakan anaknya terlalu banyak mengikuti les.

Anak tersebut mengalami burnout atau terlalu banyak mengalami tekanan sehingga anak menjadi stres. Berkaitang dengan kabar tersebut, sebaiknya orang tua harus waspada jika anak sudah mengalami hal semacam itu.

Orang tua seharusnya dapat memberikan pola asuh yang baik kepada buah hatinya. Pola asuh yang tepat akan menentukan tumbuh kembang anak.

Anak-anak memang lebih banyak yang pintar dalam bidang akademik, namun tidak pandai bergaul dalam dunia sosialnya. Anak yang hanya pintar dalam bidang akademik cenderung memiliki sifat yang tertutup.

Menurut psikolog klinis anak, Vera Itabiliana, Psi, memberikan anak terlalu banyak les pelajaran tambahan memang tak terlalu dianjurkan. Hal ini dikatakan justru bisa membebani anak.

“Kalau memang anaknya butuh, misalnya dia ketinggalan di salah satu mata pelajaran, itu tidak apa-apa dikasih les. Tapi kalau anaknya masih bisa mengikuti pelajaran dengan baik, ya nggak perlu,” kata Vera seperti dikutip dari Detik.com.

Jika orang tua memang ada keinginan untuk memberikan les tambahan pada anak, Vera menambahkan akan jauh lebih baik jika anak diberi les non-akademis. Misalnya seperti les musik, tari atau olahraga.

“Les non-akademis ini kan bisa mengembangkan kemampuan dia di bidang lain selain pelajaran akademis. Bisa juga buat refreshing kan,” tutur Vera.

Yang terpenting, dalam memilih jenis les ini orang tua tetap perlu mendengarkan masukan dari si anak. Hindari memaksa anak untuk mengikuti les atau kegiatan tambahan yang tidak ia sukai. Selain membuatnya tak nyaman, anak kemudian justru akan menganggap les sebagai hukuman.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...
To Top